10 Jenis Peti Kemas di Industri Logistik

10 Jenis Peti Kemas di Industri Logistik

Peti kemas atau kontainer adalah wadah berukuran standar yang digunakan untuk mengangkut barang menggunakan berbagai moda transportasi, seperti kapal, truk, atau kereta api.

Peti kemas merupakan salah satu elemen penting dalam pengiriman barang. Fungsinya sebagai wadah yang dapat dipindahkan dari kapal ke truk atau sebaliknya, sehingga proses distribusi lebih cepat dan praktis.

 

Apa Itu Peti Kemas?

 

Peti kemas atau kontainer adalah wadah berukuran standar yang digunakan untuk mengangkut barang menggunakan berbagai moda transportasi, seperti kapal, truk, atau kereta api.

 

Penggunaannya dikenal sebagai intermodal transportation, yaitu konsep pengiriman yang memungkinkan barang tetap berada dalam kontainer, meski berpindah dari satu moda transportasi ke moda lainnya.

 

Standarisasi ukuran peti kemas membuat proses bongkar muat, penyimpanan, dan perpindahan barang menjadi lebih mudah. Sehingga meningkatkan efisiensi distribusi, terutama untuk pengiriman dalam skala besar.

 

Kegunaan Peti Kemas dalam Logistik

 

  • Melindungi barang dari cuaca, benturan, dan kondisi lingkungan selama perjalanan
  • Mempercepat proses bongkar muat di pelabuhan maupun terminal
  • Memudahkan perpindahan barang antarmoda transportasi.
  • Mengurangi risiko kerusakan dan kehilangan barang
  • Membantu meningkatkan efisiensi distribusi dalam jumlah besar

 

 

 

10 Jenis Peti Kemas dan Kegunaannya

 

Setidaknya ada 10 jenis peti kemas yang biasa digunakan dalam industri logistik. Masing-masing punya bentuk, fungsi dan karakteristik berbeda. Berikut diantaranya.

 

1. General Purpose Container

 

Ini merupakan jenis yang paling umum digunakan. Peti kemas ini dirancang untuk mengangkut barang kering atau dry cargo yang tidak membutuhkan penanganan khusus.

 

Contoh muatannya antara lain pakaian, produk elektronik, makanan kemasan, furniture, hingga berbagai produk manufaktur.

 

2. Open Top Container

 

Sesuai namanya, peti kemas ini memiliki bagian atas yang dapat dibuka. Desainnya memudahkan proses pemuatan barang yang memiliki dimensi tinggi dan sulit dimasukan lewat pintu kontainer biasa.

 

Proses pemuatan biasanya dilakukan menggunakan crane atau alat angkat dari atas. Cocok untuk mengangkut mesin, pipa, kayu, maupun material konstruksi berukuran besar.

 

3. Side Opening Container

 

Peti kemas ini memiliki akses pintu tambahan di sisi samping. Berkat desain tersebut, proses bongkar muat jadi lebih fleksibel, khususnya untuk barang berukuran panjang atau barang yang sulit dimasukan melalui pintu belakang.

 

Side Opening Container dapat menjadi solusi ketika akses dari bagian samping lebih dibutuhkan dalam proses bongkar muat.

 

 

 

4. Flat Rack Container

 

Dirancang dengan struktur terbuka di bagian samping. Biasanya digunakan untuk mengangkut barang berukuran besar atau memiliki bentuk tidak standar sehingga sulit dimuat ke peti kemas standar.

 

Cocok untuk mengangkut alat berat, kendaraan proyek, mesin industri, turbin, hingga berbagai muatan berdimensi besar.

 

5. Reefer Container

 

Merupakan peti kemas yang dilengkapi sistem pendingin untuk menjaga temperatur muatan selama proses pengiriman.

 

Biasanya digunakan untuk barang yang butuh pengendalian suhu, seperti daging, ikan, makanan beku, buah dan sayuran tertentu, hingga produk farmasi.

 

6. Tank Container

 

Tank Container memiliki tangki khusus yang digunakan untuk mengangkut muatan berbentuk cair atau material tertentu dengan wadah khusus.

 

Jenis peti kemas ini banyak digunakan dalam industri kimia, petrokimia, makanan dan minuman, serta sektor lain yang membutuhkan pengiriman bahan cair secara aman.

 

 

 

7. Double Door Container

 

Peti kemas jenis ini memiliki pintu pada kedua ujungnya, sehingga memungkinkan proses loading dan unloading dilakukan dari sisi berbeda.

 

Desain ini memberikan fleksibilitas lebih dalam pengaturan barang, terutama untuk kebutuhan distribusi yang memerlukan akses dari kedua ujung kontainer.

 

8. Half Height Container

 

Ukuran tingginya tidak seperti kontainer standar. Biasanya digunakan untuk membawa muatan dengan bobot berat tapi memiliki volume relatif rendah.

 

Jenis peti kemas ini sering dimanfaatkan untuk membawa material berat seperti hasil tambang, batu, pasir, hingga berbagai material curah tertentu.

 

9. Offshore Container

 

Offshore Container adalah peti kemas yang dirancang untuk mendukung kegiatan di wilayah lepas pantai, termasuk industri minyak dan gas.

 

Konstruksinya dirancang lebih kuat agar mampu menghadapi kondisi lingkungan ekstrem. Serta, mengikuti standar yang dibutuhkan dalam operasional offshore.

 

10. Bulker Container

 

Biasa digunakan untuk mengangkut barang curah kering atau dry bulk cargo. Jenis muatan yang biasa diangkut diantaranya biji-bijian, beras, pupuk, kopi, hingga biji plastik.

 

Desainnya memungkinkan proses bongkar muat dilakukan dengan lebih praktis dibanding menggunakan kontainer standar.

 

 

 

Tips Memilih Peti Kemas yang Sesuai Untuk Pengiriman

 

Pemilihan peti kemas sebaiknya tidak hanya berdasarkan ukuran. Hal terpenting adalah menyesuaikannya dengan karakteristik dan kebutuhan muatan.

 

Selain jenis kontainer, perhatikan juga berat dan dimensi barang, metode bongkar muat, jarak pengiriman, serta kebutuhan penyimpanan selama perjalanan.

 

Selain itu, pastikan juga kondisi peti kemas layak. Periksa bagian pintu, lantai, dinding, serta kondisi keseluruhan untuk memastikan tidak ada kerusakan atau kebocoran yang dapat mengganggu keamanan barang.

 

Dengan segala tantangan yang ada, menggandeng freight forwarder profesional juga menjadi langkah strategis yang mesti dilakukan.

 

Salah satu perusahaan logistik yang punya layanan Freight Forwarding untuk mendukung kelancaran ekspor impor adalah SELOG, anak usaha PT Serasi Autoraya (SERA) yang juga bagian dari Grup Astra.

 

Berpengalaman lebih dari 20 tahun, SELOG dikenal sebagai penyedia solusi logistik komprehensif, salah satunya layanan Trucking dengan pilihan armada yang beragam.

 

Selain Trucking, SELOG juga menghadirkan layanan logistik lainnya untuk jadi solusi atas setiap kebutuhan bisnis. Mulai dari Freight Forwarding, Shipping, Warehousing, serta Project Cargo.

 

Layanan SELOG juga didukung penggunaan teknologi digital terkini yang tidak hanya memudahkan, tetapi juga efektif dan efisien bagi bisnis.

 

Salah satunya dengan kehadiran teknologi Astra Fleet Management Solution (AstraFMS) dan Warehouse Management System (WMS).

 

Informasi lebih lanjut tentang profil dan layanan SELOG, kunjungi website www.selog.astra.co.id serta follow media sosial SELOG:

 

Share this:

Artikel Selanjutnya

Tag

© Copyright PT Serasi Autoraya 2026