Wacana Pembatasan Pertalite untuk Desil 9 dan 10

Wacana Pembatasan Pertalite untuk Desil 9 dan 10

Rencana pembatasan pembelian Pertalite untuk masyarakat yang masuk desil 9 dan 10 sedang jadi perhatian. Kebijakan ini berkaitan dengan upaya pemerintah agar subsidi BBM lebih tepat sasaran dan tidak dinikmati kelompok masyarakat mampu.

Rencana pembatasan pembelian Pertalite untuk masyarakat yang masuk desil 9 dan 10 sedang jadi perhatian. Kebijakan ini berkaitan dengan upaya pemerintah agar subsidi BBM lebih tepat sasaran dan tidak dinikmati kelompok masyarakat mampu.

 

Tapi, hingga pertengahan bulan ini, kebijakan tersebut masih terus dikaji. Mengutip cnnindonesia.com Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV menegaskan kalau pihaknya masih terus berkoordinasi dengan pemerintah dan lembaga-lembaga yang berkaitan langsung dengan kebijakan ini

 

Siapa Desil 9 dan 10?

 

Istilah desil digunakan untuk mengelompokan masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraannya. Ada 10 kelompok bagian, mulai dari desil 1 hingga desil 10.

 

Secara sederhana, semakin tinggi nomor desil, berarti semakin tinggi juga tingkat kesejahteraan kelompok tersebut. Pengukurannya tidak semata-mata dari besaran gaji, tapi juga mencakup data sosial-ekonomi secara keseluruhan.

 

Sehingga bisa diasumsikan kalau kelompok masyarakat yang masuk dalam desil 9 dan 10, adalah mereka yang memiliki kesejahteraan paling tinggi secara sosial dan ekonomi.

 

 

 

Kenapa Pertalite Harus Dibatasi?

 

Subsidi BBM sejatinya ditujukan untuk membantu masyarakat serta menjaga keterjangkauan energi. Masalahnya, hingga kini pemerintah menilai penyaluran BBM subsidi masih perlu diperbaiki untuk menyasar seluruh kelompok yang membutuhkan.

 

Salah satu opsinya adalah dengan melakukan pembatasan Pertalite bagi masyarakat di desil 9 dan 10. Artinya, kelompok masyarakat yang masuk dalam kedua desil tersebut, wajib beralih menggunakan BBM non-subsidi.

 

Validitas Data Masih Jadi Tantangan

 

Salah satu alasan pemerintah masih belum menerapkan pembatasan pertalite untuk desil 9 dan 10 adalah terkait akurasi data yang saat ini dimiliki.

 

Pemerintah tidak mau kebijakan yang bertujuan memperbaiki ketepatan penyaluran subsidi, justru menimbulkan persoalan lain karena pengelompokan masyarakat yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya. (sumber: antaranews.com)

 

Selain itu, implementasi di lapangan juga tentu butuh sistem verifikasi yang mampu menghubungkan status kesejahteraan masyarakat dengan transaksi BBM. Sehingga masih butuh waktu untuk kesiapan sistem dan mekanismenya.

 

Kebijakan ini bukan sekedar menentukan siapa yang boleh dan tidak boleh membeli pertalite, tapi juga memastikan proses identifikasi pembelinya berjalan akurat dan mudah diterapkan di seluruh SPBU.

 

 

 

Bagaimana Kondisi Pembelian Pertalite Saat Ini?

 

Selama belum ada keputusan baru mengenai pembatasan berdasarkan desil, mekanisme pembelian Pertalite masih berjalan seperti biasa.

 

Pemerintah saat ini telah menerapkan pembatasan pembelian harian untuk kendaraan tertentu. Kendaraan biasa hanya memiliki kuota pembelian Pertalite 50 liter per hari. Sementara bus dan truk mendapat kuota hingga 200 liter per hari. (sumber: detikfinance.com)

 

Pilih Mobil Irit BBM untuk Menghemat Biaya Transportasi

 

Jika biaya BBM menjadi salah satu pertimbangan dalam mobilitas sehari-hari, memilih kendaraan yang efisien bisa jadi langkah penting untuk membantu menghemat pengeluaran.

 

Bagi Anda yang tidak ingin menanggung beban kepemilikan mobil seperti pajak tahunan dan 5 tahunan, perawatan rutin, hingga depresiasi, menggunakan layanan rental mobil bisa jadi alternatif.

 

TRAC menyediakan berbagai pilihan mobil irit BBM yang cocok untuk penggunaan harian, seperti Toyota Calya, Daihatsu Sigra, Toyota Agya, Daihatsu Ayla, Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, hingga Innova Zenix. Baca 5 Mobil Paling Irit untuk Penggunaan Sehari-hari

 

TRAC merupakan perusahaan sewa kendaraan dengan reputasi dan pengalaman panjang. Setiap unit kendaraan yang disewa dijamin dalam kondisi prima, terawat, dan didukung layanan pelanggan 24 jam.

 

Salah satu lini bisnis dari PT Serasi Auotaya (SERA) yang juga bagian dari grup Astra ini, sudah berpengalaman lebih dari 39 tahun dan terus berkomitmen untuk selalu mengutamakan kenyamanan dan keamanan pelanggan.

 

Informasi lebih lanjut tentang layanan TRAC, cek langsung ke website TRAC di https://www.trac.astra.co.id/ serta follow media sosial:

 

Share this:

Artikel Selanjutnya

Tag

© Copyright PT Serasi Autoraya 2026