4 Jenis Budaya Kerja Perusahan yang Perlu Diketahui

Budaya kerja perusahaan umumnya dikelompokan menjadi empat tipe, yakni clan (kolaboratif), adhocracy (inovatif), market (kompetitif dan berorientasi hasil), serta hierarki (terstruktur dan berbasis prosedur).
Pelamar kerja biasanya mempertimbangkan gaji, reputasi, jenjang karir, dan lokasi. Budaya perusahaan sering luput dari perhatian, padahal pengaruhnya sangat besar.
Memahami hal itu sangat membantu untuk mengetahui apakah lingkungan kerja perusahaan yang dituju, sesuai dengan gaya kerja yang diharapkan atau tidak. Jadi jangan sekedar mempertimbangkan materi.
Apa Itu Budaya Kerja?
Budaya kerja adalah kumpulan nilai, kebiasaan, sikap, dan perilaku yang jadi pedoman karyawan dalam sebuah perusahaan. Biasanya dipengaruhi oleh nilai perusahaan, gaya kepemimpinan, hingga norma lingkungan kerja.
Budaya yang bisa bisa membentuk pola kerja yang konsisten serta memperkuat kolaborasi tim dalam mencapai target dan tujuan perusahaan.
4 Jenis Budaya Kerja
Setidaknya ada empat tipe budaya kerja yang hingga kini banyak diadopsi oleh sejumlah perusahaan. Keempatnya berasal dari Competing Values Framework yang dikembangkan oleh Kim Cameron dan Robert Quinn, dalam kerangka Quinn dan Rohrbaugh (1983).
Kerangka itu memetakan budaya pada dua dimensi, yakni fleksibilitas lawan kontrol, serta fokus internal lawan fokus eksternal.
1. Budaya Pasar (Market Culture)
Menekankan hasil, persaingan, dan pencapaian target. Karyawan didorong meningkatkan kinerja terus-menerus, dan keputusan dibuat berbasis data serta logika ekonomi.
Contoh: target penjualan berkala dan insentif berbasis capaian
2. Budaya Klan (Clan Culture)
Menekankan kolaborasi, koordinasi, serta perhatian pada kebutuhan individu. Suasana kerja lebih suportif, menghargai hubungan antar karyawan dihargai, dan fokus pada pengembangan jangka panjang.
Contoh: program mentoring dan team building engagement
3. Budaya Adhocracy
Budaya ini mendorong inovasi, fleksibilitas, serta adaptasi pada perubahan. Perusahaan cenderung dinamis dan berani mencoba pendekatan baru, sehingga karyawan didorong untuk terus berpikir kreatif dan berani berinovasi.
Contoh: tim lintas fungsi untuk proyek baru dan uji coba prototipe produk.
4. Budaya Hierarki (Hierarchical Culture)
Penekanan pada struktur organisasi, kontrol, serta otoritas dalam pengambilan keputusan. Tanggung jawab diatur berjenjang, hingga setiap keputusan harus diambil dari manajemen level atas.
Contoh: SOP baku dan jenjang persetujuan berlapis
Tentu tidak ada tipe atau jenis budaya kerja yang otomatis lebih baik. Kebanyakan perusahaan bahkan memadukan beberapa tipe, sehingga lebih fleksibel dengan segala dinamika yang terjadi dalam lingkup operasional perusahaan.
Ciri Perusahaan dengan Budaya Kerja Positif
Perusahaan yang memiliki budaya kerja sehat biasanya bisa terlihat dari beberapa ciri berikut:
- Adanya komunikasi terbuka dan transparan
- Kolaborasi antar tim dan divisi terjaga
- Fokus pada keseimbangan kerja dan kehidupan pribadi karyawan
- Penghargaan atas kontribusi yang dicapai karyawan
- Pengembangan karir yang jelas
- Dukungan terhadap inovasi dan kreatifitas
- Menjunjung Integritas, etika, dan keadilan
Melihat pentingnya pengaruh budaya kerja dalam pegembangan karir. Karena itu, jangan asal mengirim lamaran kerja sebelum benar-benar memastikan apa yang menjadi disana sesuai dengan apa yang kamu harapkan.
Pelajari budaya kerja perusahaan tujuan dengan langkah-langkah sederhana ini:
- Pelajari nilai perusahaan. Cek situs resmi atau media sosial perusahaan
- Pahami betul informasi lowongan. Bahasa dan tuntutan yang tertulis “menunjukan” prioritas perusahaan
- Konfirmasi saat wawancara. Misalnya, “Bagaimana tim mengambil keputusan?” atau “Bagaimana umpan balik diberikan?”
- Cari ulasan karyawan. Bandingkan beberapa sumber, dan jangan menilai hanya dari satu pendapat
Ikuti terus berbagai informasi menarik dan penting lainnya seputar industri transportasi, lelang, logistik, tips karir, serta lowongan kerja yang tersedia di SERA group. Jangan lupa follow media sosial SERA:
- Instagram: @serasiautoraya
- Linkedin: Serasi Autoraya
FAQ Seputar Budaya Kerja Perusahaan
Apa saja empat jenis budaya kerja?
Clan, adhocracy, market, dan hierarki, menurut Competing Values Framework.
Apakah satu perusahaan hanya memiliki satu tipe budaya?
Tidak. Banyak perusahaan memadukan beberapa tipe dengan satu tipe dominan.
Tipe budaya mana yang terbaik?
Tidak ada yang terbaik secara mutlak. Pilih yang paling sesuai dengan gaya kerja kamu.
Apa tanda budaya kerja yang tidak sehat?
Karyawan merasa tidak dihormati, kurang adil, atau ada perilaku tidak etis yang dibiarkan.
PT Serasi Autoraya
© Copyright PT Serasi Autoraya 2026



