SERA
SERA
SERA
SERA
SERA
SERA

Milenial Bisa Kok Beli Mobil Sendiri

Memiliki kendaraan sendiri di usia muda, tentu jadi sesuatu hal yang cukup membanggakan. Sayangnya, persoalan batasan penghasilan memang masih kerap jadi masalah, utamanya bagi generasi muda milenial.

Lahir di antara tahun 1980 hingga 2000, generasi milenial saat ini berusia di kisaran 19-37 tahun. Bagi sebagian besar generasi milenial yang sudah bekerja saat ini masih berada pada level awal, yang tentu saja secara finansial belumlah terbilang mapan. Hal ini tentunya membuat keinginan untuk membeli mobil sendiri bukanlah menjadi hal yang mudah.

Tapi tenang, jangan lantas pupus harapan. Masih sangat mungkin kok bagi kaum milenial yang bekerja di level awal untuk bisa memiliki mobil sendiri. Nah, bagi kaum milenial yang ingin memiliki mobil sendiri, tips awalnya adalah jangan pernah terjebak membeli kendaraan karena gengsi atau gaya hidup saja. Seperti halnya sekadar dapat tampil keren di media sosial.

Disinyalir dari beberapa media massa, salah satunya Kumparan.com (30/08/18), berdasar riset dari perusahaan pinjaman dana asal Inggris, Admiral Loans, banyak generasi milenial saat ini yang memaksakan diri membeli mobil mewah dengan cara mencicil karena terpengaruh gaya hidup selebritis ataupun influencer di media sosial.

"Sangat penting bagi siapapun yang mencari kredit dari leasing mobil mengingat kalau faktor paling penting bukanlah apa yang dianggap keren oleh teman-teman mereka ataupun di media sosial, tapi memahami apa yang mampu mereka mampu bayarkan sehingga nantinya tidak malah terjebak lilitan finansial," pesan CEO Admiral Loans Scoot Cargill.

Tips selanjutnya, sebaiknya jangan sekadar mengikuti nafsu untuk membeli mobil merek terbaru dengan cara mencicil. Seorang miliuner sekaligus penulis David Bach, seperti termuat dalam cnbcindonesia.com, (19/09/18), mengatakan bahwa jangan pernah membeli mobil baru jika tak mau rugi. Membeli mobil baru hanya akan menghabiskan lebih banyak uang dibanding pembelanjaan lainnya.

Menurut David, nilai mobil biasanya akan  turun 20 persen sampai 30 persen dari harga asli pada tahun pertama. Dalam lima tahun, orang yang membeli mobil baru bisa kehilangan nilai mobil sebesar 60 persen atau lebih.

Lebih buruk lagi ketika membeli mobil baru dengan cicilan. "Banyak orang meminjam uang untuk membeli mobil baru. Mengapa Anda meminjam uang untuk membeli aset yang nilainya langsung turun hingga 30 persen?" kata David lagi.

Lebih lanjut, David pun menyarankan untuk membeli mobil bekas yang baru berusia dua sampai tiga tahun. Mobil dengan usia tersebut biasanya masih dalam kondisi sangat baik dan jumlah kilometer tidak terlalu tinggi. Anda juga bisa membelinya dengan harga lebih murah daripada yang baru.

Jadi, membeli mobil bekas bisa menjadi salah satu pilihan bagi kaum milenial yang ingin memiliki kendaraan dengan dana yang terbatas.

Nah bagi kalian kaum milenial Indonesia yang tertarik untuk memiliki mobil bekas seperti yang disarankan David Bach, showroom jual beli mobil bekas berkualitas, mobil88, yang merupakan anak perusahaan dari PT Serasi Autoraya (SERA) dapat menjadi rujukan.

Sebagai bagian dari anak usaha Astra, mobil88 menjamin kualitas dan kepastian kepada para pelanggannya. Jaminan yang diberikan mobil88 pada seluruh mobil bekas yang dijualnya antara lain kendaraan dijamin tidak bekas tabrak, tidak bekas banjir, dokumen terjamin, dan kilometer pada odometer tidak diputar balik.

Silahkan klik laman ini untuk mengetahui lebih lanjut mengenai berbagai keuntungan lain membeli mobil di mobil88.

1037
Tags