SERA
SERA
SERA
SERA
SERA
SERA

Konten Media Sosial Turut Polpulerkan Balai Lelang

Di era serba digital, media sosial sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Fungsinya semakin beragam. Tidak sekadar dapat digunakan sebagai sarana komunikasi,  juga bisa dimanfaatkan untuk sarana edukasi. Salah satunya dalam mengenalkan kegiatan lelang, baik itu produk emas, kendaraan bermotor maupun produk lain.

Tidak hanya media sosial seperti Instagram dan Facebook, platform YouTube kini juga mulai banyak digunakan untuk promosi lelang kendaraan. Banyak juga influencer yang 'menjajal' kegiatan lelang secara langsung, sehingga masyarakat dapat lebih memahami mekanisme lelang. Khususnya kendaraan bermotor yang kini mulai banyak diminati. 

Misalnya saja Ridwan Hanif Rahmadi yang menjelaskan cara mengikuti kegiatan lelang, mulai dari pendaftaran sampai menguji performa kendaraan incaran. Ridwan merangkumnya dalam bentuk video blog atau vlog yang menjelaskan tahapan demi tahapan untuk mengikuti lelang. 

Sementara itu, Rio Kuswanto membuktikan bahwa kendaraan murah dengan kualitas tetap terjaga dapat ditemui di lelang. Keberhasilan ini dituangkannya melalui vlog. Dalam akunnya, ia mampu menemukan kendaraan second dengan harga Rp 9 juta per unit. 

Konten-konten promo positif dari para influencer tersebut selaras dengan penetrasi layanan yang dihadirkan oleh balai lelang saat ini. Salah satunya melalui lelang berbasis online. 

Namun, mengikuti lelang secara online membutuhkan kecermatan. Oleh karena itu, Presiden Direktur IBID Balai Lelang Serasi, Doxa Manurung mengatakan bahwa, tips utama agar tidak aman saat mengikuti lelang online adalah dengan mengakses akun balai lelang resmi. Caranya tentu saja dengan mengunjungi situs resmi suatu balai lelang atau lembaga.

Selain itu, Doxa menambahkan, jangan mudah percaya dengan akun media sosial misalnya akun Instagram yang mengatasnamakan balai-balai lelang. “Pastikan akun media tersebut valid milik balai lelang,” ujarnya. (Kompas.com, 19/3/2019).

Tips kedua yang diberikan adalah jangan berekspektasi tinggi mendapatkan barang lelang yang sangat murah atau jauh di bawah harga pasaran. Menurut Doxa, hal tersebut tidak akan mungkin terjadi. Meskipun harga yang ditawarkan saat lelang online akan lebih murah, batasannya hanya 5-10 persen dari harga pasar.

Tidak kalah penting, jangan tergoda untuk mentransfer uang kepada pihak tertentu dengan iming-iming pasti memenangkan barang lelang. Dalam sistem lelang resmi, tidak ada ketentuan tersebut. “Pasti fake,” kata Doxa.

Ketua Bidang Kebijakan Umum iDEA Even Alex Chandra mengatakan, potensi lelang online di Indonesia cukup besar. Bahkan, peningkatan lelang online tingkat global mencapai 7,2 persen pada 2018-2020.

"Jadi, potensi memang besar. Sudah tinggal waktunya, bapak ibu tinggal mengesahkan RUU Lelang supaya masuk e-commerce," kata Alex kepada Medcom.id, Selasa (19/3/2019).

Alex menyebutkan, lelang online kini masih menghadapi kendala cukup banyak. Misalnya, meyakinkan pembeli bahwa barang yang dijual sesuai spesifikasi, aktivitas lelang bukan penipuan, dan kredibilitas pelelang harus terjamin.

Selain melalui media sosial, lelang juga dapat dilakukan lewat situs resmi balai lelang. Bahkan, IBID, anak perusahaan Serasi Auto Raya yang bernaung di bawah bendera Grup Astra memberikan fasilitas Live Auction. Di manapun Anda berada, tetap dapat ikut berpartisipasi dalam lelang bersama dengan peserta lainnya di lokasi (onsite) melalui gawai.

Untuk mengikuti Live Auction, cara pertama yang harus dilakukan adalah mencari kendaraan dan mengecek jadwal lelang. Informasi keduanya dapat diakses dengan mudah, baik lewat situs ataupun aplikasi IBID. Selanjutnya, periksa detail kendaraan di situs web IBID.

Cara berikutnya, mengisi data diri dan membeli Nomor Peserta Lelang (NPL) secara online di situs IBID. Pembayarannya dapat melalui berbagai platform, mulai dari Virtual Account, Kartu Kredit ataupun mesin EDC di loket IBID.

Selanjutnya, peserta memilih jadwal lelang yang akan berlangsung. Hebatnya lagi, live auction bersifat lintas kota. Jadi, peserta tidak hanya dapat mengikuti satu jadwal lelang di satu kota, melainkan empat jadwal lelang sekaligus serentak di beberapa kota.

Di hari H, peserta dapat melakukan bidding secara real time via website bersamaan dengan peserta lelang lain yang mengikuti lelang onsite. Apabila Anda memenangkan lelang, pelunasan sisa pembayaran wajib dilakukan selambatnya lima hari kerja setelah lelang. Pada akhirnya, Anda dapat mengambil kendaraan beserta dokumennya setelah melunasi pembayaran selambatnya lima hari kerja setelah lelang. Tapi, jika kalah, biaya pembelian NPL akan kembali 100 persen ke nomor rekening terdaftar, selambatnya tiga hari kerja setelah lelang.

Berdiri sejak 2007, kredibilitas IBID sebagai balai lelang terbesar di Indonesia tidak usah diragukan lagi. Sampai saat ini, IBID sudah menjangkau lebih dari 30 kota di Indonesia. Sampai akhir 2016, sekitar 27.000 kendaraan roda empat telah terjual melalui lebih dari 500 lelang setiap tahun.


22
Tags
IBID