SERA
SERA
SERA
SERA
SERA
SERA

Mengenal Lebih Dalam Sektor Logistik dan Istilah di Dalamnya

Istilah-Istilah dalam Sektor Logistik


Bicara tentang industri logistik banyak sekali istilah-istilah di dalamnya, yang bagi sebagian orang mungkin tidak paham. Jangan sampai Anda bingung dan tidak tahu ketika membutuhkan jasa logistik untuk melakukan pengiriman barang. 

Istilah logistik sendiri artinya adalah ilmu pengetahuan atau seni dalam melakukan proses penyimpanan, penyaluran dan pemeliharaan, terhadap berbagai barang atau alat-alat tertentu. Pengertian logistik juga bisa disebut sebagai rangkaian proses mulai dari perencanaan, implementasi, hingga pengawasan terhadap suatu proses perpindahan baik barang, jasa, energi atau sumber daya lainnya dari satu titik ke titik lainnya.


Baca juga : Logistik dan Transformasi Digital


Logistik juga bertujuan untuk mengelola dan memelihara barang atau perlengkapan tertentu seperti barang hasil produksi ataupun barang permintaan yang dikelola oleh manajemen perusahaan untuk selanjutnya dikelola hingga aman, tepat, dan murah hingga ke tangan konsumen.


Kargo di industri logistik

Dalam sektor logistik pasti ada istilah kargo, yaitu pengiriman logistik dengan jenis muatan besar dengan berat lebih dari 10 kg dan memiliki dimensi yang cukup besar dan dikirim melalui darat, laut, dan udara dengan jarak tempuh antar kota hingga provinsi.


Ekspedisi

Ekspedisi di sektor logistik adalah perusahaan pengiriman barang yang memberikan jasanya untuk masyarakat dengan menyediakan sejumlah armada serta pengemudi. Umumnya, jasa ekspedisi diperuntukkan untuk pengiriman barang dalam kota dengan berat dan dimensi yang kecil, seperti misalnya pengiriman dokumen dan barang dengan muatan di bawah 5 kg. 

Contoh jasa ekspedisi ini bisa dilihat dari adanya kurir-kurir paket yang pekerjaannya mengirim barang ke perumahan atau antar kota.


Baca juga : Ini Perbedaan Jasa Ekspedisi Biasa Dan Freight Forwarding


Istilah lain yang umum di sektor logistik 

Dalam bisnis logistik masih banyak istilah umum lainnya yang tidak kalah penting untuk diketahui. Berikut ini penjelasannya:

  • Shipping artinya adalah pengiriman, baik itu melalui darat, laut, maupun udara.

  • Shipper artinya eksportir atau si pengirim barang. Dalam pengiriman, nama dan alamat lengkap sang Shipper harus tertulis jelas dalam dokumen-dokumen yang diperlukan saat pengiriman.

  • Consignee artinya importir atau si penerima barang. Nama dan alamat Consignee juga perlu ditulis secara jelas saat hendak melakukan pengiriman.

  • Customer Clearance artinya proses administrasi pengiriman barang dari wilayah muat ataupun bongkar yang berhubungan dengan kepabeanan dan administrasi pemerintah.

  • Description of Goods artinya perincian barang. Description of Goofs ini biasanya terdapat di dalam packing list lengkap dan juga Bill of Lading. Hanya saja, dalam Bill of Lading, Descriptions Goods tertulis lebih sederhana atau hanya garis besarnya saja.

  • Shipping Mark & Number adalah jumlah carton dan tanda pengiriman yang tercantum  pada kemasan barang. Data ini biasanya tercantum dalam packing list atau Bill of Lading.

  • Bill of Lading atau B/L adalah konosemen alias bukti pengiriman barang dan juga pengambilan barang. Form Bill of Lading sendiri biasanya sudah harus mendapatkan legalitas dari dunia internasional sebagai alat bukti pengiriman dan pengambilan barang ekspor impor. 

  • Notify Party adalah Istilah yang merujuk pada pihak kedua setelah Consignee yang berhak untuk diberitahu mengenai adanya suatu pengiriman dan juga penerimaan barang logistik. Dalam praktiknya, nama dan alamat notify party sendiri sama dengan dengan identitas Consignee. Meski demikian, semuanya tergantung dari pihak perjanjian awal antara shipper dan importir.

  • DO (Delivery Order) adalah surat yang diberikan oleh pihak shipping agent, forwarder, atau gudang sebagai tanda bukti pengambilan barang, kontainer kosong, dari gudang asal ke gudang tujuan.

  • G.W (Gross Weight) adalah berat kotor dari barang dan kemasan barang itu sendiri. Contoh berat barang 2 kg dan berat kemasannya 0,5 kg maka G.W : 2,5 kg.

  • N.W (Net Weight) berarti berat bersih barang sebelum dikemas.

  • LCL (Less than Container Load): Istilah pengiriman barang yang kapasitasnya dibawah standar kapasitas muat kontainer.

  • FCL (Full Container Loaded): Istilah untuk pengiriman barang dengan menggunakan kontainer.

  • CY (Container Yard): Istilah mode pengiriman dari tempat penumpukan peti kemas. 

  • DOOR adalah alamat gudang atau lokasi asal serta lokasi pengambilan barang yang akan dikirim.

  • ETD (Estimation Time of Departure) adalah istilah perkiraan waktu keberangkatan kapal.

  • ETA (Estimation Time of Arrival) adalah istilah perkiraan waktu kedatangan kapal.

  • Dry Container adalah Container standar yang aman untuk mengangkut barang-barang material sepert, besi, mobil, motor, gerbong, dan material lainnya.

  • Reefer Container adalah jenis karoseri kontainer yang memiliki suhu pendingin di dalamnya seperti sebuah kulkas raksasa. Tujuannya adalah untuk pengiriman makan beku, daging, pengiriman makanan dan barang yang mudah kadaluarsa lainnya.

  • Part of Shipment adalah pengiriman barang yang menggunakan kontainer dengan isi barang yang dimuat dari beberapa nama pengirim kepada satu orang penerima. Pengiriman tersebut dimaksudkan dengan satu tujuan dengan banyak nama barang pengiriman yang berbeda.

  • Stripping artinya proses bongkar muat dengan waktu yang panjang.

  • Stuffing artinya penyusunan barang pada satu kontainer atau karoseri agar barang muat banyak dan tersusun dengan rapi.

  • 3PL atau Third Party Logistik merupakan pihak ketiga pada perusahaan jasa pengiriman yang membantu pihak kedua dalam melakukan pengiriman barang. 3PL membantu pengiriman untuk mencakup daerah yang tidak bisa dicakup oleh jasa pengiriman besar.

  • PEB merupakan akronim dari Pemberitahuan Ekspor Barang. Untuk pemberitahuan ekspor barang sendiri dapat dilakukan dengan sistem online melalui sistem EDI. PEB sendiri adalah pemberitahuan untuk pemeriksaan fisik barang ekspor, jika disetujui maka akan keluar PE. Adapun data yang diisikan saat pengajuan form adalah semua data yang ada di packing list & commercial invoice.

  • PE adalah Persetujuan export. Lembar persetujuan export ini diperoleh dan diprint sendiri oleh pihak Shipper/ EMKL yang memiliki sistem online, setelah semua pengajuan dokumen-dokumen export telah disetujui oleh pihak Bea dan Cukai.


Perusahaan penyedia jasa logistik

Setelah mengetahui informasi lengkap mengenai istilah-istilah dalam dunia logistik, Anda juga perlu paham mengenai istilah penyedia jasa logistik. Penyedia jasa logistik adalah perusahaan yang bergerak di bidang transportasi dan juga pergudangan. Barang yang biasanya dikirim bisa berasal dari satu produsen ke produsen lain atau dari produsen ke konsumen, dari produsen ke distributor dan lain sebagainya.


Baca juga : Ini Beragam Keunggulan Jasa Freight Forwarding


Saat ini, sudah banyak penyedia jasa logistik yang tersedia untuk membantu proses logistik distribusi barang menjadi lebih mudah. Salah satu yang memberikan layanan terbaik dan terlengkap adalah SELOG yaitu lini bisnis dari PT Serasi Autoraya (SERA). Di mana PT Serasi Logistik Indonesia (SELOG) ini merupakan jasa logistik yang melayani jasa pengiriman untuk B2B atau antar perusahaan. 

SELOG ini menyediakan solusi layanan logistik mencakup layanan logistik berdasarkan kontrak, layanan pengiriman barang, pengelolaan pergudangan dan freight forwarding melalui jalur transportasi darat, laut dan udara secara menyeluruh. 

SELOG memang memiliki spesialisasi di bidang jasa transportasi logistik jalur darat dan freight forwarding. SELOG kini mengelola 1.600 unit truk dengan 12 kapal angkut. Setiap tahun, SELOG juga menangani kurang lebih 935.000 pengiriman kargo. Sementara itu, untuk mengakomodasi jalur laut, khusus dikelola oleh PT Toyofuji Serasi Indonesia yang memiliki 5 kapal Roro (roll on-roll off). 


Baca juga : Sektor Logistik Di Tahun 2022 Diprediksi Meningkat, Ini Faktanya!


SELOG kini juga telah menerapkan layanan Warehouse Management System (WMS). Layanan WMS ini memungkinkan proses pelacakan secara kontinyu terkait penerimaan, penjemputan, pengiriman, dan penahanan barang, barang rusak, serta pesanan yang telah selesai. Tidak hanya itu, WMS juga memungkinkan pelanggan dapat melihat status persediaan barang hingga tingkat persedian yang rendah secara real time. 

SELOG hadir memberikan jasa logistik end to end dengan layanan yang beragam, salah satunya courier services. Secara umum, jasa kurir ekspres ini terbagi dalam dalam layanan standar dan layanan solusi. Layanan standar meliputi same day service, next day service, dan regular service.

Sementara itu, dengan layanan solusi, Anda tidak perlu khawatir apabila membutuhkan layanan khusus seperti layanan VPD (valuable, perishable, dangerous goods) untuk dokumen atau pengiriman paket dan barang berat yang terlalu besar untuk dikirimkan dengan layanan kargo biasa. Untuk informasi lebih lanjut Anda bisa kunjungi tautan berikut ini.

20365
Tags
SELOG