





This site uses cookie, to continue browsing this site means you agree to our cookie policy Find out more here. Use Latest Chrome version for the best experience.
Bulan suci Ramadhan selalu jadi momen yang dinanti umat Islam untuk berpuasa selama sebulan penuh. Selain menahan lapar dan haus, puasa juga mengajarkan pengendalian diri, termasuk dalam mengelola emosi.
Tapi tantangannya, saat harus tetap bekerja di kantor dengan target, deadline, dan dinamika tim yang beragam, menjaga emosi saat puasa bukanlah hal yang mudah.
Agar ibadah puasa optimal dan kinerja tetap maksimal, penting bagi setiap karyawan untuk mempersiapkan fisik dan mental.
Sahur dan berbuka dengan menu bergizi, istirahat cukup, serta manajemen stres yang baik menjadi kunci. Berikut beberapa tips efektif menahan emosi saat puasa di kantor agar tetap fokus dan profesional.
Baca juga: 5 Tips Saat Harus Buka Puasa di Kantor
Salah satu cara paling efektif untuk menenangkan diri saat emosi memuncak adalah memperbanyak ibadah. Setelah shalat, luangkan waktu untuk berdzikir dan berdoa.
Aktivitas ini membantu menurunkan ketegangan batin serta mengembalikan fokus pada hal-hal yang lebih esensial.
Saat deadline terasa menekan atau komunikasi dengan rekan kerja kurang menyenangkan, jeda sejenak untuk shalat dan berdzikir dapat membantu meredakan gejolak emosi secara perlahan.
Berpuasa bukan berarti berhenti bergerak. Justru aktivitas fisik ringan dapat membantu menurunkan hormon stres dan meningkatkan produksi endorfin yang membuat suasana hati lebih stabil.
Tidak perlu olahraga berat. Cukup lakukan stretching, jalan santai di sekitar kantor, atau gerakan ringan sekitar 5–10 menit saat jam istirahat. Tubuh yang lebih segar akan membantu kamu berpikir lebih jernih dan tidak mudah terpancing emosi.
Meditasi terbukti efektif meningkatkan kesabaran dan mengurangi stres. Kamu bisa mencoba teknik pernapasan sederhana berikut:
Tarik napas dalam melalui hidung
Tahan beberapa detik
Hembuskan perlahan melalui mulut
Ulangi beberapa kali hingga tubuh terasa lebih rileks. Teknik ini bisa dilakukan di meja kerja tanpa perlu alat khusus.
Baca juga: Cara Bikin Portofolio Kerja Beserta Contohnya
Memendam emosi terlalu lama justru bisa memperburuk kondisi mental. Kalau memungkinkan, ceritakan keluh kesah kepada orang terdekat, baik pasangan, sahabat, ataupun keluarga.
Sering kali setelah berbagi cerita, beban terasa lebih ringan dan sudut pandang menjadi lebih luas. Kamu juga mungkin menyadari kalau orang lain juga mengalami tantangan serupa.
Setiap orang memiliki cara berbeda dalam mengelola stres. Kalau kamu suka menulis, menggambar, atau membaca, manfaatkan waktu luang untuk melakukan aktivitas tersebut.
Menyalurkan emosi lewat hobi dapat menjadi media pelepasan stres yang sehat sekaligus meningkatkan kualitas diri.
Saat emosi mulai naik, gunakan waktu istirahat untuk menonton video lucu atau mendengarkan lagu favorit. Musik yang tepat dapat membantu mengubah mood secara signifikan.
Kalau lagu yang biasa didengarkan kurang efektif, coba dengarkan musik yang lebih upbeat untuk meningkatkan semangat dan energi positif.
Kadang, solusi terbaik adalah memberi ruang bagi diri sendiri. Cari tempat yang tenang untuk berpikir jernih sebelum mengambil keputusan atau merespons situasi tertentu.
Menyendiri sejenak bukan berarti menghindar, tapi memberi kesempatan bagi diri untuk memproses emosi secara lebih rasional.
Memaafkan memang tidak mudah, tapi cara ini sangat penting dalam mengelola emosi, terutama di bulan puasa. Dengan memaafkan, kamu bisa membebaskan diri dari beban negatif yang justru bisa mengganggu produktivitas.
Baca juga: Tips Ampuh Melamar Kerja Tahun 2026
Mengelola emosi saat puasa tidak hanya bergantung pada individu, tapi juga dipengaruhi lingkungan kerja. Budaya perusahaan yang suportif dan profesional akan sangat membantu menjaga stabilitas mental karyawan.
Salah satu perusahaan yang dikenal memiliki budaya kerja positif dan prospek karir yang jelas adalahPT Serasi Autoraya (SERA), bagian dari Grup Astra.
SERA merupakan salah satuperusahaan transportasi, lelang dan logistik terbesar di Indonesia dan telah berdiri sejak tahun 1990 di bawah naungan Grup Astra. Hingga kini, SERA rutin membuka lowongan kerja untuk berbagai bidang dan posisi.
Informasi lebih detail kunjungi halamanhttps://career.sera.astra.co.id/. Pilih salah satu lowongan yang tersedia, lalu klik “Apply” dan ikuti prosesnya sampai selesai.
Jangan lupa juga follow media sosial SERA di instagram@serasiautoraya dan LinkedinSerasi Autoraya untuk mendapatkan info tentang tips karir danlowongan kerja terbaru.