





This site uses cookie, to continue browsing this site means you agree to our cookie policy Find out more here. Use Latest Chrome version for the best experience.
Jelang Lebaran, salah satu hal yang paling dinanti karyawan adalah Tunjangan Hari Raya atau THR. Tunjangan “cuma-cuma” yang didapat setahun sekali ini sering dimanfaatkan untuk memenuhi berbagai kebutuhan, mulai dari bekal mudik ke kampung halaman hingga berbagi dengan keluarga.
Bahkan tidak sedikit yang memanfaatkan THR untuk membeli barang impian yang sudah lama diincar, dan tentu saja tidak ada yang salah. Tapi, kalau digunakan tanpa perencanaan yang matang, THR bisa habis dalam sekejap tanpa memberi manfaat jangka panjang.
Nah, biar THR tidak sekadar “numpang lewat”, ada beberapa cara bijak yang bisa dilakukan untuk mengelolanya agar lebih terencana.
Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah menentukan prioritas kebutuhan. Dengan membuat daftar pengeluaran, kamu bisa lebih mudah membedakan kebutuhan dan keinginan.
Beberapa pengeluaran yang biasanya jadi prioritas saat Lebaran antara lain kebutuhan rumah tangga, persiapan makanan Lebaran, berbagi THR untuk keluarga, hingga keperluan mudik.
Dengan menetapkan prioritas yang tepat, kamu bisa menghindari pengeluaran kurang penting yang berujung pada pemborosan.
Baca juga: Lakukan ini Agar Bisa Tenang saat Cuti Mudik Lebaran
Agar penggunaan THR lebih terkontrol, sebaiknya buat anggaran yang jelas. Kamu bisa membagi dana THR ke dalam beberapa kategori, misalnya:
kebutuhan Lebaran
THR untuk keluarga atau kerabat
tabungan atau investasi
Pembagian anggaran ini akan membantu kamu mengelola uang dengan lebih disiplin dan tidak asal mengeluarkannya.
Jelas Lebaran, pusat perbelanjaan dan e-commerce biasanya menawarkan berbagai promo menarik. Diskon besar sering membuat seseorang tergoda untuk membeli barang yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan.
Sebelum membeli sesuatu, cobalah bertanya pada diri sendiri apakah barang tersebut benar-benar dibutuhkan. Jika tidak, sebaiknya tunda pembelian agar THR bisa dialokasikan untuk hal-hal yang lebih penting.
Selain kebutuhan Lebaran, penting juga menyisihkan sebagian THR untuk dana darurat. Dana ini berguna untuk menghadapi situasi tidak terduga tanpa harus berhutang atau menggunakan kartu kredit. Tidak perlu terlalu banyak, cukup sisihkan sekitar 10–20%.
Baca juga: Rekomendasi Menu Sahur dan Buka Puasa agar Tetap Bugar di Kantor
Berbelanja secara bijak dapat membantu memaksimalkan manfaat THR. Pilih barang yang benar-benar dibutuhkan dan memiliki kualitas baik sehingga dapat digunakan dalam waktu lama.
THR juga bisa dimanfaatkan sebagai langkah awal untuk menabung. Menyisihkan sebagian dana untuk tujuan jangka panjang seperti pendidikan, membeli rumah, atau rencana masa depan lainnya dapat memberikan manfaat besar.
Kebiasaan menabung secara konsisten akan membantu membangun stabilitas keuangan di masa depan.
Bulan Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk berbagi dengan sesama. Sisihkan untuk berbagi pada sesama dan membayar zakat.
Selain dapat membantu mereka yang membutuhkan, berbagi juga menjadi salah satu cara untuk menyucikan rejeki dan bernilai ibadah.
Kalau punya utang, gunakan THR untuk melunasinya. Prioritaskan utang yang memiliki bunga tinggi atau jatuh tempo paling dekat. Dengan begitu kamu bisa mengurangi beban finansial di masa mendatang.
Sebagian THR juga bisa dialokasikan untuk investasi. Buat pemula, beberapa instrumen investasi yang bisa dicoba adalah reksa dana hingga emas.
Investasi yang dilakukan secara konsisten dapat memberi keuntungan jangka panjang. Tapi sebelum memulai, pastikan kamu memahami risiko serta memilih jenis investasi yang sesuai dengan profil keuangan.
Baca juga: Tips Tidak Mudah Mengantuk saat Puasa di Kantor
Setelah Lebaran selesai, luangkan waktu untuk mengevaluasi bagaimana THR digunakan. Apakah dana tersebut sudah dimanfaatkan secara optimal atau masih ada pengeluaran yang kurang perlu?
Evaluasi ini penting agar kamu mengetahui untuk apa saja dana tersebut digunakan. Sehingga kamu dapat mengelola THR dengan lebih baik di tahun berikutnya.
Ikuti terus berbagai informasi menarik dan penting seputar industri transportasi, lelang, logistik, tips karir, serta lowongan kerja yang tersedia di PT Serasi Autoraya (SERA) grup. Jangan lupa follow media sosial SERA:
Instagram: @serasiautoraya
Linkedin: Serasi Autoraya