





This site uses cookie, to continue browsing this site means you agree to our cookie policy Find out more here. Use Latest Chrome version for the best experience.
Selain masalah melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS, saat ini masalah Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) juga jadi isu yang kian mengkhawatirkan.
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mencatat, setidaknya ada 23.470 pekerja terkena PHK pada periode Januari hingga Mei 2026. Provinsi Jawa Barat dan Banten merupakan daerah yang paling terdampak.
PHK bisa sangat mempengaruhi kehidupan seorang pekerja. Mereka yang biasanya memiliki penghasilan tetap, sekarang kehilangan sumber penghasilan dan harus mencari cara lain untuk memenuhi kebutuhan diri, bahkan keluarganya.
Meski begitu, jangan pernah menganggap PHK sebagai akhir dari segalanya. Tapi justru jadikan ini sebagai momentum untuk memperbaiki diri, agar mendapat perjalanan karir yang lebih baik.
Evaluasi kembali hal-hal apa yang pernah kamu raih dalam karir, bagaimana bisa meraihnya, dan catat setiap kekurangan yang perlu diperbaiki. Setelah itu, jangan ragu untuk mencoba segala kesempatan yang ada, agar kamu bisa kembali segera mendapat pekerjaan yang diimpikan.
Baca juga: Cara Mengenali Diri Sendiri dengan Metode SWOT
Kehilangan pekerjaan sering memunculkan rasa kecewa, sedih, atau bahkan marah. Semua emosi itu wajar dirasakan. Tapi, jangan sampai berlarut terlalu lama.
Luangkan waktu untuk memulihkan kondisi mental, lalu mulai susun rencana baru. Dengan pikiran yang lebih tenang, kamu akan lebih mudah menentukan arah karir berikutnya, sekaligus mengambil keputusan dengan lebih rasional.
Sebelum mulai melamar pekerjaan, pastikan CV dan portofolio sudah diperbarui. Tambahkan pengalaman kerja terakhir, pencapaian yang pernah diraih, sertifikasi, hingga keterampilan baru yang kamu pelajari.
Jika memiliki akun LinkedIn, lengkapi profil secara profesional agar lebih mudah ditemukan oleh HRD perusahaan. CV yang relevan dan up to date akan meningkatkan peluang dipanggil ke tahap seleksi berikutnya.
Saat belum mendapatkan pekerjaan baru, manfaatkan waktu untuk mengembangkan kemampuan. Kamu bisa mengikuti pelatihan online, webinar, kursus bersertifikat, atau mempelajari software yang banyak dibutuhkan industri.
Selain menambah kompetensi, aktivitas ini juga menunjukan kalau kamu tetap produktif meski berada di masa transisi karir. Semakin banyak keterampilan yang dikuasai, semakin besar juga peluang yang kamu miliki untuk bersaing di bursa kerja.
Baca juga: Cara Mencapai Financial Freedom buat Karyawan
Banyak lowongan kerja yang tidak selalu dipublikasikan secara terbuka. Karena itu, jaringan profesional memiliki peran yang sangat penting.
Jangan ragu menghubungi mantan rekan kerja, atasan, teman kuliah, atau komunitas profesional. Beritahu mereka kalau kamu sedang mencari peluang baru.
Selain itu, bangun koneksi lewat LinkedIn atau menghadiri seminar dan job fair. Semakin luas jaringan yang dimiliki, semakin besar kemungkinan memperoleh informasi lowongan yang sesuai.
Banyak pencari kerja merasa canggung saat harus menjelaskan alasan keluar dari perusahaan sebelumnya karena terkena PHK.
Kalau pertanyaan itu muncul saat wawancara, jawab dengan jujur dan profesional. Jelaskan bahwa PHK merupakan keputusan perusahaan, bukan karena masalah kinerja pribadi.
Hindari memberikan komentar negatif tentang tempat kerja sebelumnya. Fokus jelaskan pengalaman, pencapaian, serta semangat untuk memberikan kontribusi di perusahaan baru.
Sikap positif selama interview juga akan memberi kesan yang jauh lebih baik dibanding hanya menyalahkan perusahaan lama.
Saat membutuhkan penghasilan, menerima pekerjaan pertama yang datang memang terasa menggoda. Namun, tetap luangkan waktu untuk mempertimbangkan setiap kesempatan yang datang.
Perhatikan budaya perusahaan, peluang pengembangan karir, keseimbangan kehidupan kerja, serta kesesuaian posisi dengan kemampuan dan tujuan jangka panjangmu.
Memilih pekerjaan yang tepat akan memberi manfaat lebih besar dibanding sekadar mendapatkan pekerjaan dalam waktu singkat.
Baca juga: Bahaya Multitasking yang Jarang Disadari
PHK memang menjadi tantangan yang tidak mudah, tapi juga bukan berarti menutup semua pintu kesempatan yang ada. Dengan memperbarui kemampuan, memperluas jaringan profesional, serta menyiapkan proses rekrutmen dengan baik, peluang mendapat pekerjaan baru tentu selalu terbuka.
Selain mempersiapkan diri menjadi kandidat terbaik, pastikan juga kamu melamar di perusahaan yang memiliki reputasi baik, budaya kerja positif, serta memberikan kesempatan berkembang bagi setiap karyawan.
Ikuti terus berbagai informasi menarik dan penting seputar industri transportasi, lelang, logistik, tips karir, sertalowongan kerja yang tersedia diPT Serasi Autoraya (SERA) grup. Jangan lupa follow media sosial SERA:
Instagram:@serasiautoraya
Linkedin:Serasi Autoraya