SERA
SERA
SERA
SERA
SERA
SERA

Marak Tren Resign Setelah Lebaran, Kenapa Ya?

Ternyata Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran enggak cuma identik dengan THR, tapi juga identik dengan trend pengunduran diri (resign) dari tempat kerja.  Bahkan seolah telah jadi fenomena yang selalu terjadi dari tahun ke tahun.


Ada sejumlah alasan mengapa seorang karyawan hengkang dari kantor pasca Lebaran dan bukan di bulan lainnya. Alasan yang paling umum adalah menunggu THR (Tunjangan Hari Raya) cair sebelum meninggalkan perusahaan.


Makanya nggak heran kalau karyawan yang ingin resign memiliki kemungkinan untuk memundurkan niatnya tersebut agar melewati Lebaran demi mendapatkan THR. Selain alasan THR, banyak juga yang resign karena ada banyak lowongan kerja pasca Lebaran.


Ini karena perusahaan pun banyak yang mencari karyawan pasca Lebaran agar terhindar dari kewajiban membayar THR (bila merekrutnya sebelum Lebaran). Selain itu, momen pasca Lebaran juga dianggap lebih efektif untuk memulai program baru, termasuk pengembangan karyawan.


Merupakan hal yang wajar bila karyawan melakukan resign setelah THR cair. Tapi sangat disarankan untuk tidak gegabah dalam mengambil keputusan resign tanpa pertimbangan yang matang.


Baca juga : Lowongan Kerja SERA Grup Astra Maret 2024


5 Pertimbangan Sebelum Resign Pasca Lebaran


Alasan Resign

Sebelum memutuskan, pahami dengan baik alasan yang mendasari keputusan untuk resign. Misalnya karena jenjang karir tidak jelas, gaji tidak sesuai atau lingkungan kerja yang tidak sehat atau toxic.


Bisa juga karena alasan pribadi sang karyawan seperti ingin meneruskan pendidikan atau mencari pekerjaan lain yang lebih sesuai minat. Alasan tersebut di atas tentu saja bisa dimaklumi.


Tapi kalau alasan resign adalah karena emosi sesaat, misalnya tidak cocok dengan rekan kerja atau atasan, pertimbangan lagi secara matang saat kondisi sudah tenang. Ketidakcocokan dengan rekan kerja atau atasan sebaiknya diselesaikan dengan baik ketimbang memilih resign.


Kondisi Keuangan

Resign pasca Lebaran bukan cuma memutuskan hubungan dengan perusahaan, tapi juga dengan pendapatan rutin. Pastikan kondisi keuangan cukup untuk menopang kebutuhan hidup setelah resign. Jangan sampai menambah masalah baru akibat perencanaan keuangan yang kurang baik.


Rencana Pasca Resign

Nggak cuma alasan kuat untuk resign, tujuan dan rencana pasca resign juga harus jelas. Misalnya tujuan untuk bekerja di perusahaan lain atau menekuni usaha secara mandiri, semuanya harus direncanakan dengan matang.


Kalau ingin mencari pekerjaan baru, pastikan kompetensi yang dimiliki cukup memadai untuk bersaing dengan pencari kerja lainya. Dan kalau mau buka usaha, pastikan juga telah mempersiapkan segalanya dengan baik, misalnya melakukan riset pasar dan persiapan modal yang cukup.


Baca juga : Berapa Besar Gaji Fresh Graduate Yang Ideal?


Pendapat Ketiga

Keputusan untuk mengundurkan diri pasca Lebaran nggak cuma berdampak bagi diri sendiri, tapi juga pada keluarga dan orang-orang terdekat. Keluarga dan orang terdekat adalah orang yang dapat memahami kondisi diri dengan lebih baik.


Minta pendapat mereka sebelum memutuskan resign. Hal ini tentu sangat membantu untuk mengambil keputusan yang tepat, apakah resign atau tetap bertahan.


Kesiapan Terhadap Tantangan Baru

Setelah resign, mungkin akan muncul tantangan baru yang belum pernah ada sebelumnya. Misalnya tantangan berupa sulitnya mencari pekerjaan baru atau adaptasi terhadap pekerjaan baru ketika sudah diterima bekerja. Persiapkan diri untuk menghadapi berbagai kemungkinan dan tantangan yang muncul setelah resign.


Itulah sejumlah hal yang perlu dipertimbangkan sebelum memutuskan resign pasca Lebaran karena dapat mempengaruhi kehidupan setelahnya dan mencegah timbulnya penyesalan di kemudian hari.


Keputusan resign sendiri banyak yang disebabkan oleh kondisi atau lingkungan kerja yang tidak nyaman serta tidak memberi gambaran prospek yang jelas.


Baca juga : Pertanyaan Interview Kerja Menjebak, Begini Cara Jawabnya


Makanya, saat mencari lowongan kerja, penting untuk mempelajari latar belakang hingga budaya kerja di perusahaan tersebut. Pilih perusahaan yang punya reputasi dan kredibilitas baik di bidangnya, seperti PT Serasi Autoraya atau SERA.


SERA merupakan salah satu perusahaan transportasi dan logistik terbesar di Indonesia yang sudah beroperasi sejak 22 Maret 1990. Perusahaan yang bernaung di bawah Grup Astra ini, rutin melakukan perekrutan karyawan untuk mengisi formasi atau posisi-posisi tertentu.


Hingga saat ini, SERA masih terus memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menduduki sejumlah posisi di perusahaan-perusahaan yang berada di bawah payung bisnisnya.


Informasi lebih jelas tentang lowongan kerja SERA, bisa dilihat di situs resmi www.sera.astra.co.id atau bisa juga mengunjungi tautan berikut https://career.sera.astra.co.id/.


Jangan lupa juga follow media sosial SERA di instagram @serasiautoraya dan Linkedin Serasi Autoraya untuk mendapatkan info tentang tips karir dan lowongan kerja terbaru.


609
Tags
SERA