Dampak Buruk Isi Bensin Tidak Sesuai RON

Yang mungkin tidak banyak disadari adalah fakta kalau setiap merek dan tipe mobil membutuhkan oktan berbeda-beda. Padahal informasi nilai oktan bensin yang disyaratkan pabrikan tertulis di dalam buku petunjuk pemilik (manual book).
Sejak harga bensin nonsubsidi seperti Pertamax dan Pertamax Turbo naik, tidak sedikit pemilik kendaraan beralih ke bensin subsidi (Pertalite). Meski sebenarnya mereka juga menyadari kalau ada perbedaan nilai oktan (RON) pada kedua jenis bensin tersebut.
Yang mungkin tidak banyak disadari adalah fakta kalau setiap merek dan tipe mobil membutuhkan oktan berbeda-beda. Padahal informasi nilai oktan bensin yang disyaratkan pabrikan tertulis di dalam buku petunjuk pemilik (manual book).
Jadi, jika di buku manual mensyaratkan penggunaan oktan 92, artinya kamu harus mengisi bensin dengan nilai oktan tersebut atau diatasnya, seperti Pertamax, Vivo Revvo 92, atau BP 92.
Kebutuhan oktan ditentukan oleh rasio kompresi mesin mobil. Oktan 90 untuk umumnya untuk mesin dengan rasio kompresi di bawah 10:1, oktan 92 untuk rasio kompresi 10:1-11:1, oktan 95 untuk rasio kompresi 11:1-12:1 serta oktan 98 untuk rasio kompresi di atas 12:1.
Lalu apa dampak buruknya jika mengisi bensin tidak sesuai RON yang disyaratkan pabrikan? Berikut informasi selengkapnya.
4 Dampak Buruk Isi Bensin Tidak Sesuai RON
1. Mesin Mengelitik
Pada dasarnya oktan adalah nilai kekuatan bensin terhadap tekanan sebelum terbakar dengan sendirinya. Jika oktan yang digunakan lebih rendah dari yang dibutuhkan, maka ada potensi terjadi pre-ignition atau pembakaran terlalu dini pada mesin.
Artinya saat piston langkah kompresi, bensin terbakar dengan sendirinya akibat tekanan piston sebelum busi memercikan api. Akibatnya mesin mengelitik, performanya menurun dan bensin jadi lebih boros.
2. Memperpendek Umur Busi
Oktan lebih rendah dari kebutuhan juga akan menyebabkan pembakaran kurang sempurna sehingga muncul jelaga atau residu pembakaran yang bisa memperpendek umur busi.
Sebagai gambaran, jika biasanya usia pakai busi mencapai sekitar 40.000 kilometer, akibat bensin beroktan rendah yang menimbulkan jelaga, maka usia busi bisa hanya tinggal setengahnya.
3. Kerak di Ruang Bakar
Penggunaan bensin beroktan lebih rendah juga menyebabkan ruang bakar kotor dan penuh kerak karena pembakaran yang tidak sempurna.
Dalam jangka panjang, tenaga mesin akan semakin menurun karena banyak endapan karbon di ruang bakar. Endapan karbon ini berasal dari sisa bensin yang tidak terbakar sempurna.
Jika terlalu lama, mesin akan mengalami kerusakan, terutama di bagian piston, stang piston hingga klep. Apalagi pada mobil berteknologi modern atau mobil mewah, kerusakan bisa lebih cepat.
4. Merusak ECU
Oktan lebih rendah juga berpotensi merusak Electronic Control Unit (ECU). Perangkat ini bagaikan otak di dalam tubuh. Sehingga jika terganggu, bisa menyebabkan mobil berjalan tidak normal atau bahkan mati total.
Kerusakan pada ECU ditandai dengan menyalanya engine check, mobil tidak mau melaju saat digas hingga akhirnya mesin mati. Ada juga yang cuma bisa dikendarai beberapa kilometer, tapi setelah itu mesinnya juga langsung mati. Meski bisa dihidupkan kembali, mesin pasti akan mati lagi.
Solusinya tentu harus dibawa ke bengkel untuk perbaikan dan biasakan menggunakan bensin dengan oktan sesuai.
Rental Mobil Praktis untuk Segala Mobilitas di TRAC
Itulah beberapa informasi dari dampak buruk jika kebiasaan mengisi bensin mobil dengan dengan oktan yang tidak sesuai kebutuhannya.
Kendala seperti mobil mogok atau masalah teknis di perjalanan tentu bisa mengganggu rencana. Tapi, dengan layanan rental mobil TRAC, kondisi itu dijamin tidak akan terjadi karena semua mobil TRAC rutin di servis dan cek berkala.
Selain itu, setiap layanan TRAC juga sudah dilengkapi roadside assistance. Jadi, jika terjadi kendala di jalan, kamu akan mendapat bantuan secepatnya. Bahkan tersedia mobil pengganti saat dibutuhkan.
TRAC menyediakan layanan rental mobil harian, bulanan, hingga tahunan. Pilihan mobilnya beragam, sehingga bisa dipilih sesuai kebutuhan. Serta kondisinya terjamin aman dan prima karena selalu rutin dicek dan servis berkala.
TRAC merupakan lini bisnis dari PT Serasi Auotaya (SERA) yang juga bagian dari grup Astra ini dan sudah berpengalaman lebih dari 39 tahun dengan layanan sewa kendaraan perusahaan atau individu.
Informasi lebih lanjut tentang layanan TRAC, cek langsung ke website TRAC di https://www.trac.astra.co.id/ serta follow media sosial:
- Instagram @trac_astra
- Facebook TRAC-Astra Rent a Car
- Twitter (X) @TRACastra
PT Serasi Autoraya
© Copyright PT Serasi Autoraya 2026



